6 November 2011, 9:02 pm
Biasanya, bagi seorang anak yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya…..
Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya. Lalu bagaimana dengan Ayah?
Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata Ayah-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?
Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Ayah bekerja dan dengan wajah lelah Ayah selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?
Pada saat dirimu masih seorang anak kecil……
Papa biasanya mengajari buah hati kecilnya naik sepeda. Dan setelah Ayah mengganggapmu bisa, Ayah akan melepaskan roda bantu di sepedamu… Kemudian Mama bilang : “Jangan dulu Ayah, jangan dilepas dulu roda bantunya” , Karena Mama takut anak yang di sayanginya terjatuh lalu terluka…. Tapi sadarkah kamu? Bahwa Ayah dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu sikecilnya PASTI BISA.
Continue reading ‘[renungan] cerita cinta seorang Ayah…’ »
1 December 2010, 5:35 pm
x
1 x 8 + 1 = 9
12 x 8 + 2 = 98
123 x 8 + 3 = 987
1234 x 8 + 4 = 9876
12345 x 8 + 5 = 98765
123456 x 8 + 6 = 987654
1234567 x 8 + 7 = 9876543
12345678 x 8 + 8 = 98765432
123456789 x 8 + 9 = 987654321
Continue reading ‘Cantiknya matematika’ »
28 November 2010, 4:34 pm
1. Amerika - Nuklir

2. Israel-Jericho

3. Korea Utara - Taepodong

4. Pakistan - Agni

5. Indonesia - ???

28 November 2010, 10:02 am
Sebenarnya tidak ada orang yang gagal. Yang ada sebenarnya orang yang menyerah atau berhenti
di tengah jalan dalam pencapaian tujuannya.
Alkisah ini menceritakan seseorang yang hampir putus asa dan menyerah dalam mencari jalan keluar untuk
masalah-masalah yang dihadapinya. Orang tersebut telah berkali-kali mencoba berbagai cara agar usaha
yang dia tekuni bisa mencapai tingkat kejayaan. Tetapi usahanya selalu gagal.(jangankan yang demikian, nah
apalagi yang usahanya baru sebesar biji seswi)
Dalam keadaan putus asa saat itulah orang tersebut berusaha menenangkan pikirannya agar dapat berpikir
lebih jernih dalam mencari jalan keluarnya. Maka orang tersebut pergi ke suatu desa yang tenang dan duduk
di pinggiran anak sungai. Orang tersebut berkata dalam hatinya: “Apakah ini yg selalu dikatakan oleh orang
-orang yaitu takdir ? Apakah saya ditakdirkan untuk selalu gagal ? Apakah saya ditakdirkan untuk menjadi
orang yang tidak bisa berhasil ?”
Continue reading ‘Menyerah??? Tidak boleh!!!’ »
28 November 2010, 9:00 am
Pada masa-masa susah di sebuah kota kecil Idaho, saya suka mengunjungi toko kecil di tepi jalan milik Mr Miller yang menyediakan produk segar hasil pertanian.
Makanan dan uang cukup langka pada waktu itu… dan jual beli dilakukan dengan cara tukar-menukar barang.
Satu hari, Mr Miller sedang mengepak kentang-kentang yang saya beli, ketika secara tidak sengaja saya melihat seorang anak yang kecil kurus kelaparan, compang - camping tetapi bersih, nampak sedang memilih-milih kacang polong segar yang baru dipetik di keranjang. Saya membayar untuk kentang-kentang saya sambil ikut melihat-lihat kacang polong tersebut. Saya adalah penjual kentang dan krim kacang. Saat menimbang kacang polong, tanpa sadar, saya ikut mendengarkan pembicaraan mereka.
Continue reading ‘Tiga Kelereng Merah’ »